Ketika ada vendor, pegawai baru, atau orang-orang yang baru saja memasuki lingkungan kerja Anda, salah satu hal yang perlu diberikan kepada pihak-pihak tersebut adalah safety induction. Tanpa adanya safety induction, peluang terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja Anda semakin membesar karena ketidaktahuan pihak-pihak yang baru saja memasuki tempat kerja Anda tersebut.
Itu adalah salah satu dari alasan penting mengapa perlu ada safety induction. Apa ada alasan lainnya? Bagaimana prosedur safety induction yang tepat?
Outline:
ToggleApa itu Safety Induction?
Safety induction adalah sebuah proses atau prosedur di mana pegawai, vendor, atau pengunjung tempat kerja Anda mendapatkan sebuah pengenalan tentang keselamatan di tempat kerja, termasuk protokol atau standard operational procedur di tempat kerja yang berakaitan dengan HSE.
Nama lain dari safety induction adalah HSE induction.
Mengapa Safety Induction Penting?
Pada dasarnya, safety induction penting diberlakukan untuk meminimalkan peluang terjadinya kecelakaan kerja, terutama dari karyawan, vendor, atau pengunjung baru di tempat kerja Anda. Mereka yang baru saja berkunjung jelas belum familiar dengan potensi bahaya yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja.
Dengan menjamin bahwa keselamatan kerja diperhatikan seperti pengadaan safety induction, perusahaan juga sudah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi karyawannya serta regulasi dari pemerintah terkait.
Siapa saja Pihak yang Terlibat dalam Safety Induction?
Pihak yang terlibat dalam safety induction ada dua, yaitu penerima dan pemberi safety induction.
Pemberi materi safety induction biasanya merupakan HSE dari perusahaan. Sementara itu, penerima materi safety induction adalah pihak dari mana pun yang baru pertama kali mengunjungi tempat kerja.
Bagaimana Prosedur Safety Induction?
a. Pemberian Briefing dan Induksi tentang Safety Induction oleh HSE
Pihak yang mengikuti safety induction akan diberikan semacam briefing atau presentasi dari HSE terkait safety induction. Biasanya, briefing atau induksi ini berisikan tentang:
- SOP keamanan di tempat tertentu
- Potensi eksposur hal-hal yang berbahaya
- Prosedur darurat seperti cara merespon hal darurat, seperti kebakaran atau gempa bumi
- Alat perlindungan diri (APD)
- Bagaimana cara melindungi diri dari keselamatan kerja
b. Site Tour jika Diperlukan
Jika diperlukan, site tour akan diberikan oleh HSE kepada peserta site tour untuk memberikan penjelasan dan pengenalan tempat kerja yang lebih komprehensif. Dengan site tour, peserta safety induction akan lebih familiar dengan sekelilingnya di tempat kerja.
c. Memastikan bahwa Peserta sudah Mengerti tentang Apa yang Disampaikan di Safety Induction
Setelah pemberian safety induction selesai, biasanya orang-orang yang memberikan briefing dan site tour dalam safety induction akan bertanya kepada peserta safety induction apakah mereka sudah paham atau belum. Hal ini untuk memastikan agar peluang terjadinya kecelakaan kerja minim dan pemberian safety induction telah berjalan dengan baik.
Tips Melaksanakan Safety Induction

Berikut ini adalah tips untuk pelaksanaan safety induction:
- Lakukan di ruang yang nyaman dan minim distraksi agar semua peserta bisa fokus dalam safety induction
- Jangan terburu-buru dalam penjelasan safety induction
- Batasi peserta safety induction jika memungkinkan
- Pahami siapa audiens Anda. Gunakan bahasa yang bisa mereka mengerti. Jika ada bahasa yang kompleks, jelaskan dengan analogi atau bahasa yang lebih sederhana. Jangan sampai ada distorsi pesan dalam safety induction.
- Gunakan mik jika diperlukan ketika memberikan penjelasan
- Buka pertanyaan untuk memastikan bahwa pesan telah tersampaikan dengan jelas dan semua peserta mengerti substansi dari safety induction
Evaluasi Safety Induction Anda secara Kontinu!
Safety induction adalah kewajiban yang harus Anda laksanakan di tempat kerja karena orang-orang yang tidak familiar dengan tempat kerja berpeluang lebih besar untuk mengalami kecelakaan kerja akibat kurangnya familiaritas pada lingkungan kerja mereka.
Lakukan evaluasi berkala pada safety induction Anda untuk memastikan bahwa prosedur induksi yang Anda lakukan telah tepat dan sesuai dengan tujuan perusahaan Anda dalam aspek HSE.
Referensi:

