Safety Climate Assessment / Penilaian Iklim Keselamatan

Bagikan ke Sosial Media
Ilustrasi Safety Climate & Safety Culture

Mengenali lebih jauh tentang Safety Climate

Pandangan karyawan terhadap K3 sangat menentukan keberhasilan suatu program kerja K3 perusahaan. Tata nilai, keyakinan, cara berfikir, bersikap dan bertindak karyawan terhadap keberhasilan pelaksanaan K3 sering kita sebut dengan Budaya Perusahaan terhadap K3.

Budaya perusahaan yang kuat akan menjadi pendorong semua SDM seperti berlomba mencapai kinerja K3 yang baik sehingga investasi yang kecilpun akan memberi manfaat yang lebih besar.

Pengkukuran (penilaian) budaya perusahaan terhadap K3 biasanya lebih memerlukan waktu dan upaya yang panjang. Untuk mendapatkan hasil pengukuran / penilaian yang lebih cepat biasanya dilakukan dengan suatu cara yang disebut dengan pengukuran iklim perusahaan terhadap K3 (Safety Climate).

Hasil dari asesmen Safety Climate juga bermanfaat untuk digunakan sebagai dasar langkah melakukan tindakan perbaikan (improvement action) dengan penyesuaian-penyesuaian program yang akan dijalankan perusahaan.

PT Indohes menyediakan jasa yang lebih cepat, terjangkau, dan dapat diandalkan, yaitu Assessment Safety Climate untuk perusahaan. Kami mematangkan model yang ditawarkan oleh HSE UK, tentang tingkatan maturity

Apa Tujuan dan Manfaat Safety Climate Assessment?

Tujuan asesmen ini agar perusahaan mendapatkan gambaran iklim Budaya K3 (safety climate) di perusahaan secara aktual dan update. Selain itu, hasil dari asesmen dapat menjadi penilaian program K3 yang sedang dijalankan perusahaan.

Manfaat Hasil asesmen bermanfaat sebagai dasar pemberian rekomendasi yang efisien dan efektif untuk continual improvement program K3 perusahaan. Selain itu, perusahaan juga dapat mengembangkan Budaya K3 yang lebih menyeluruh kedepannya melalui Safety Culture Approach.

Asesmen ini cocok untuk menggambarkan iklim Budaya K3 pada industri minyak dan gas, energi, manufaktur, otomotif, kimia, dan beragam industri lainnya yang menginginkan terciptanya budaya kerja yang aman, selamat, dan sehat.

Bagaimana Cara Kami Melakukannya?

Asesmen Safety Climate kami menggunakan acuan model Safety Culture Maturity Model (SCMM) yang dikembangkan oleh The Keil Centre dan HSE UK (2011). Metode menggunakan tools kuesioner yang kami desain mengacu pada konsep SCMM. Asesmen dilakukan secara kuantitatif dengan output berupa tingkat (level) maturity iklim Budaya K3 perusahaan yang dapat dideskripsikan secara kualitatif agar mudah dipahami.

Expertise

Kami memiliki sejumlah konsultan yang memiliki pengalaman praktis dan akademis di bidangnya. Untuk daftar tenaga ahli kami, Anda dapat melihatnya pada menu berikut https://indohes.com/tentang-indohes/

Waktu Pelaksanaan dan Investasi

Investasi yang diperlukan dalam asesmen ini terbagi menjadi skema berikut.

Kelas 1, investasi mulai dari Rp25.000.000,00 Kelas 2, investasi mulai dari Rp50.000.000,00 Kelas 3, investasi mulai dari Rp 80.000.000,00

Investasi diatas merupakan harga bersih, diluar biaya akomodasi, transportasi, dan pajak.

Waktu Pelaksanaan Safety Climate Assessment umumnya berlangsung singkat. Namun, hal tersebut bergantung kepada kecepatan pengumpulan data kuesioner. Waktu pelaksanaan asesmen ini rata-rata berlangsung paling lama 3 (tiga) bulan yang dimulai sejak tahap (1) Persiapan, (2) Pengumupulan Data, (3) hingga Analisis data dan Laporan Akhir

Jika terdapat perubahan atau penambahan pekerjaan di luar tujuan asesmen/ scope of work yang telah disepakati maka akan diatur lebih lanjut melalui addendum kontrak perjanjian kerjasama. Oleh karena itu, harga diatas menjadi tidak mengikat dengan memerhatikan perubahan pada addendum kerjasama proyek asesmen antara klien dan konsultan.