Alat Pelindung Diri (bagian tiga)

7. Alat Pelindung Tangan

SarungTangan


Jenis-Jenis Sarung Tangan & Penggunaanya
1. Sarung Tangan Untuk Kimia

2.Sarung Tangan Untuk Pengelasan

3. Sarung Tangan Kulit
Sarung Tangan Kombinasi
Tebuat dari bahan kulit yang dipadu dengan kain kanvas / jeans
Aplikasinya untuk pekerjaan
ringan (Handling, Packing, etc)

4.Sarung Tangan Untuk Panas
Sarung Tangan Panas
Terbuat dari bahan Asbestos   ( +/- 400 derajat Celcius ), Aluminized ( +/- 700 derajat Celcius )
Aplikasinya untuk bekerja dengan object yang bersuhu tinggi

5. Sarung Tangan Untuk Dingin
Sarung Tangan Dingin
Biasanya terbuat dari wool dan bahan tebal lainnya, fungsinya untuk menahan dingin
Aplikasinya digunakan pada industri perikanan dan cold storage lainnya

6. Sarung Tangan Untuk Electrical
Sarung Tangan Electrical
Terbuat dari karet murni (pure latex)
Berfungsi untuk meredam voltage / tension arus listrik yg tinggi ( s/d 40 Kv = 40.000 Volt )

8. Sarung Tangan Untuk Cutting
Sarung Tangan Cutting
Biasanya  dengan bahan serat kevlar atau bahan metal
Aplikasinya untuk pekerjaan
cutting  (memotong plat etc)

7. Alat Pelindung Tangan
(sarung tangan / gloves)
Material yang digunakan tergantung dari jenis pekerjaan yang akan dilakukan.
Untuk pekerjaan ringan maka digunakan katun / kanvas.
Untuk pekerjaan memotong maka digunakan kulit yang diperkuat
dengan metal / plastik misal neoprene, latex, and nitrile.

7. Alat Pelindung Tangan
Tetapi tenaga kerja sebaiknya tidak menggunakan sarung tangan bila sedang bekerja dengan peralatan yang bergerak .Untuk pekerjaan yang membutuhkan perlindungan dari panas/suhu yang ekstrim maka dibutuhkan “hand leathers and arm protector”. Meskipun sarung tangan tersebut sedikit berat / kurang fleksibel namun tetap nyaman dipakai.  Tapi dipergunakan pada temperatur/suhu tidak boleh lebih dari 150 ºF (65 ºC).
8. Alat Pelindung Kaki
Pada industri ringan/ tempat kerja biasa Cukup dengan sepatu yang baik Sepatu pelindung ( safety shoes)
Dapat terbuat dari kulit, karet, sintetik atau plastik,Untuk mencegah tergelincir, Dipakai sol anti slip
Untuk mencegah tusukan, Dipakai sol dari logam, Terhadap bahaya listrikSepatu seluruhnya harus di jahit
atau direkat tak boleh memakai paku.
Penggunaan
Tahan benturan dan tahan tekanan
Sol bagian luar tidak mudah lepas
Bersifat mencegah kebocoran
Tahan tusukan
Mempunyai daya redam terhadap benturan pada bagian tumit.
9. Pakaian Pelindung

HazardExamples
ChemicalDermal toxins Systemic toxins Corrosives Allergens
PhysicalThermal hazards  (hot/cold) Vibration Radiation Trauma producing
BiologicalHuman pathogens Animal pathogens Enviromental pathogens

Pakaian pelindung khusus :
Protection againt heat and hot metal
Pakaian kerja yang terbuat dari kulit.
Pakaian kerja yang terbuat dari woll.
Persyaratan umum Pakaian Kerja Kulit :
Kulit kualitas terbaik.
Konstruksinya solid.
Enak dipakai serta tidak menghambat gerakan tubuh.

Pakaian Kerja Woll :
Persyaratan umumnya hampir sama dengan kulit, namun ketahanannya menahan panas<kulit.
Bahan penguat (reinforcement) biasanya terdiri dari :
Fiberglass.
Fiberboard.  
Pakaian Kerja Allumunium :
Pakaian ini biasanya digunakan pada “extreme heat” dengan suhu sampai 2.000°F (1.090 °C).
Ada 2 (dua) jenis tipe yaitu :
1.Terpisah yaitu antara celana, topi, sarung tangan, sepatu. –Satu kesatuan yaitu dari kepala sampai ke kaki.
2.Dilengkapi juga dengan masker udara guna mengurangi panas serta meningkatkan kenyamanan.
Pakaian Kedap (Impervious Clothing) :
1.Untuk melindungi diri dari debu, uap, dari bahan kimia berbahaya dan
cairan korosi tersedia banyak tipe material yang kedap.
2.Yaitu karet alam, olefin, karet sintetik, neoprene, vinyl, polypropylene, dll.
3.Karet sintetik, polyvinyl chloride, digunakan untuk pekerja pada produk minyak, caustic soda, tannic acid, muriatic
and hydrochloric acid dan sulfuric acid.

Next Artikel Selanjutnya…..