Alat Pelindung Diri (Bagian 4)

10. Peralatan Pendukung
•Safety Belt Digunakan untuk pekerjaan di ketinggian di bawah 1.8 m

Sabuk Pengaman (Safety Belt)
Berguna untuk melindungi tubuh dari kemungkinan terjatuh, biasanya digunakan pada  pekerjaan konstruksi dan
memanjat serta tempat tertutup atau boiler.
Harus dapat menahan beban sebesar 80 Kg.
BODY HARNESS
Digunakan untuk pekerjaan di ketinggian di atas 3 meter
Harus dapat menjaga posisi tubuh dengan kepala di atas saat terjatuh

Penutup

A. Kesimpulan

Alat Pelindung Diri atau APD sangat penting dan diperlukan oleh pegawai,karyawan ,Enginering,administratif  atau siapapun yang memiliki resiko kecelakaan atauapun bahaya dalam bekerja.Oleh karena itu APD harus benar-benar di pelajari dan di pahami  baik dalam penggunaannya ataupun pemeliharaannya agar APD bias berfungsi dengan baik. Berikut pembahasan mengenai Alat Pelindung diri :

  1. Alat Perlindungan Diri merupakan alat yang digunakan untuk mengurangi resiko akibat kecelakaan, bukan menghilangkan kecelakaan itu sendiri.
  2. Alat Perlindungan Diri dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat.
  3. Alat Perlindungan Diri harus sesuai dengan jenis kegiatan dan tempat pekerjaan.
  4. Alat Perlindungan Diri harus selalu dirawat agar dapat digunakan sesuai dengan ketentuan.

B.Saran

  1. Setiap pekerja sebaiknya menggunakan Alat pelindung diri.
  2. Penyuluhan tentang Alat pelindung diri kepada semua masyarakat agar dapat mengurangi angka kecelakaan.
  3. Penggunaan Alat pelindung diri sebaiknya sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja.
  4. Pemantauan terhadap Alat pelindung diri harus rutin dilakukan, agar dalam penggunaan lebih optimal.


    Daftar Pustaka
    www.indohes.com
    Alat Pelindung Diri ( Bagian Satu )
    Alat Pelindung Diri ( Bagian Dua)
    Alat pelindung Diri ( Bagian Tiga )
    Alat Pelindung Diri ( Bagian Empat )
    Pengesahan APD : Inst Men 2/M/BW/BK/1984
    Pengawasan APD : Inst Men 05/M/BW/97
    Penggunaan APD : SE 05/BW/1997
    Pendaftaran APD : SE 06/BW/1997

    Materi : Ir. SyarifUsman, M.KKK.